Jenis Termometer yang Direkomendasikan SehatQ.com

Jenis Termometer

Tidak hanya dikenal satu macam saja, jenis termometer nyatanya ada lebih dari satu. Fungsi dan tingkat ketelitiannya pun beragam sehingga Anda bisa menggunakannya sesuai dengan kebutuhan. Terlebih di masa pandemi seperti ini, alat mengukut suhu tubuh memang cukup penting dibutuhkan.

Beberapa Jenis Termometer

Termometer merupakan alat yang berguna untuk mengukur suhu badan. Dua jenis utama dari pengukur ini adalah manual dan digital. Keduanya tentu berbeda cara pakainya terutama jika dibandingkan dengan kemudahan dan keakuratannya. Lantas apa saja jenisnya? Berikut ulasannya:

  1. Termometer Digital

Alat ukur suhu badan secara digital ini biasanya dapat menunjukkan hasil dengan cepat dan tentunya akurat. Hal tersebut membuat alat jenis ini akhirnya lebih sering digunakan karena praktis. Bentuk dan ukurannya pun berbeda-beda. Anda bisa mendapatkannya di apotek ataupun toko obat.

Alat ukur suhu badan digital ini memiliki sensor di bagian ujungnya. Sisi inilah yang akan bekerja untuk membaca temperature badan ketika menyetuhnya selama beberapa detik. Anda bisa memaikainya dengan tiga cara yakni memasukkannya ke dalam mulut, anus atau di bawah lengan.

  1. Termometer Air Raksa

Termometer air raksa merupakan alat ukur suhu tubuh secara manual yang menggunakan bantuan berupa air raksa atau biasa dikenal zat merkuri. Jenis ini berbentuk menyerupai tabung gelas dimana dapat diletakkan di bawah lidah saat ingin mengukur temperaturnya.

Sayangnya termometer jenis ini sudah jarang digunakan karena dilarang peredarannya. Hal ini bertujuan untuk menghindari akan adanya bahaya paparan merkuri ke dalam tubuh. Pasalnya penggunaannya memang diletakkan di dalam lidah sehingag resiko terpaparnya pun juga tinggi.

  1. Termometer Empeng Bayi

Sesuai dengan namanya, termometer ini memang khusus ditujukan untuk bayi. Bentuknya menyerupai dot atau empeng. Cara menggunakannya biasanya dimasukkan ke dalam mulut selama beberapa menit sampai menunjukkan suhu dari badan anak balita.

Sayangnya termometer jenis ini bisa dikatakan tidak begitu akurat pemakaiannya. Mengingat bahwa bayi dan anak usia balita memang masih sangat aktif bergerak sehingga terbilang cukup sulit saat meletakkannya. Terlebih ketika mereka sedang rewel maka perlu diperhatikan lagi peletakannya.

  1. Termometer Telinga

Alat ukur suhu ini digunakan untuk mengukut temperature badan dengan meletakkannya ke dalam telinga. Salah satu bagiannya memiliki sinar inframerah yang bertugas sebagai sensor utama penunjuk skala. Cara peletakannya pun perlu diperhatikan karena tidak boleh terlalu dalam dan jauh.

Anda perlu menempatkan sensor inframerah termometer telinga ke dalam permukaan lubang. nantinya hasil suhu tubuh akan terlihat pada layar alat. Umumnya memang digunakan pada usia anak-anak dan balita karena lebih mudah digunakan daripada termometer empeng.

  1. Termometer Kening atau Jidat

Alat ukur suhu tubuh ini digunakan dengan cara mengarahkan sinar inframerah ke arah jidat. Sistem kerjanya pun sangat mudah sehingga lebih banyak digunakan untuk tujuan komersial. Misalnya seperti di masa sekarang guna mengecek suhu tubu h karena menjadi salah satu indikasi tertularnya virus.

Sinar inframerah yang diarahkan ke kepala mampu bekerja sebagai sensor utama untuk membaca panas dari kulit tubuh. Anda bisa melihat hasilnya melalui angka pada layar hanya dalam waktu hitungan detik saja.

Itulah tadi artikel kesehatan terkait jenis termometer yang perlu Anda ketahui dimana cara menggunakannya sangat beragam. Perbedaan tersebut juga didasarkan atas tingkat keakuratan dan kecepatan dari hasil suhu tubuhnya karena memiliki ketelitian berbeda.